Mengapa I’tikaf


Tulisan kedua menggunakan T215D, 23 Ramadhan 1431 H.

Mengapa kita perlu i’tikaf? Menurut saya nih ya, tujuan utamanya seharusnya bukan untuk mengejar malam lailatul qadr, meski bisa juga dikatakan sebagai salah satu tujuan utama. Namun lebih kepada proses yang kita lakukan selama i’tikaf. Apa saja yang kita lakukan saat i’tikaf, misalnya: tilawah, sholat malam, dzikir, membahas tentang ilmu agama, atau hanya ngobrol, tidur, dan lain sebagainya?

I’tikaf kan tidak hanya dilakukan saat malam saja kan ya? Jadi kalau saat kita masuk ke dalam masjid jam berapapun, kemudian diniatkan untuk I’tikaf, insyaAllah itupun sudah terhitung i’tikaf. Jika demikian, maka tujuan utamanya bukan ‘hanya’ meraih lailatul qadr, tapi lebih kepada proses yang kita lakukan selama i’tikaf tersebut.

Memang yang dinilai adalah akhirnya, namun tentunya proses yang berada di tengah-tengah dan awalan yang dilewati juga penting untuk kita perhatikan. Maka, lakukanlah proses yang berturut-turut itu dengan ikhlash, semoga Allah berkenan atas ibadah yang kita lakukan selama bulan Ramadhan di tahun ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: