Serat Sastrakuntansi


Tertulis neraca dengan akun pikiran dan hati

Mengilhami gerak gelora tak berkesudahan

Aku teriak dan air mata tak beriak

Aku senyum namun kata masih sejuk terkulum

 

Rugi laba tidak berlaku pada cinta

Audit pun tak dibutuhkan karena setia dan rasa percaya

Nikmatku menggenggam rindu

Nikmatku mengenang setiap jurnal memori kala itu

 

Aku tak bosan berganti periode

Sinetron yang punya banyak episode

Kau berikan banyak kode

Tak sering berubah seperti mode

 

Seperti kesabaran Bima pada Guru Durna

Lautan dikuras, gunung didaki demi air suci

Kesetiaan tanpa prasyarat apapun

Tanpa prasangka buruk apapun



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: