Menyoal Kasus Pembayaran PBB Dobel

Di era globalisasi seperti sekarang ini, hampir semua transaksi pembayaran bisa dilakukan oleh masyarakat secara online.  Mulai dari kredit motor, listrik, telepon, kartu kredit, PBB, dan lain sebagainya.  Namun era baru ekonomi online ini bukan tanpa masalah dalam perkembangannya. More

KPP 518 : From Bandung(an) With Love

Cahaya matahari pagi mengambang di antara kabut.  Puncak gunung Ungaran masih terbungkus selimut putih saat rombongan Gayamsari menyusuri jalan aspal yang berliku-liku.  Pasar Bandungan yang dilewati pun sudah memulai riuhnya jauh sebelum langit bersemburat warna jingga.  Satu per satu peserta Internalisasi Corporate Value (ICV) sampai di tempat pelatihan. More

STTS (Fiktif) itu Palsu!

Oleh  :  Nurfita Kusuma Dewi

Kasus pemalsuan dokumen perpajakan masih marak terjadi di era reformasi keuangan seperti sekarang ini.  Pemalsuan dokumen yang kerap terjadi di Kantor Pelayanan Pajak, terutama Pratama, adalah SSP (Surat Pembayaran Pajak), SSB (Surat Setoran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan), atau STTS (Surat Tanda Terima Setoran) fiktif.  Ketiga jenis dokumen ini berfungsi sebagai tanda bukti pembayaran atas pajak terutang.  SSP, SSB, atau STTS fiktif (palsu) ini sengaja dibuat untuk dijadikan bukti tertulis oleh Wajib Pajak (WP) “nakal” bahwa mereka telah melakukan pembayaran di bank atau tempat-tempat pembayaran yang ditunjuk.  Alih-alih uang pajak telah disetor ke kas negara, “potensi” penerimaan negara ini justru hilang tanpa diketahui rimbanya. More