Sajak-sajak yang kutulis di atas kereta

TARAWIH TERAKHIR

Pada malammalam panjang
Saat orangorang istirah,
kita berserah
Memamah doa
mengasah hasrat
bercinta dengan Yang Maha Pemurah..
meski lelah, meski resah
kita tabah
Menyusuri Jazirah cinta-Nya
–bertirah-tirah

(tentu kita ingat, betapa kita melenakan waktu dengan hal yang tak bermanfaat. menimpakannya dengan shalat. sampai saat ia hendak berangkat, kita tersadar.. sesal hati menyesap. meninggalkannya dalam sepi.tanpa relung-relung yang terisi)

More